v Kepanduan masuk ke Indonesia pertama –
tama dibawa oleh orang Belanda. Organisasinya bernama Netherland Indische Padvinder
Vereniging ( NIPV ) yang
artinya adalah Persatuan Pandu – pandu Hindia Belanda. Karena sifatnya
universal maka organisasi kepanduan tersebut dapat dengan cepat diterima oleh
bangsa kita. Hal itu membuat pemerintah colonial Belanda menjadi cukup khawatir
dan melarang bangsa kita mengikuti kegiatan NIPV.
v Maka berdirilah organisasi – organisasi
kepanduan yang bercirikan nasionalisme dan oraganisasi kepanduan nasional yang
pertama didirikan adalah tahun 1916, Javaanse Padvinders Organisatie (JPO) atas prakarsa Sultan Pangeran Mangkunegara
VII di Surakarta.
v Tonggak kebangkitan bangsa Indonesia
adalah berdirinya organisasi Boedi Oetomo 30 Mei 1908. Lalu Peristiwa Sumpah
Pemuda 28 Oktober 1928, yang menjiwai Gerakan Kepanduan Nasional kita semakin
bergerak maju yang merupakan semangat nasionalisme.
v Kemudian pemerintah colonial Belanda
melarang pemakaian istilah Padvinder bagi organisasi kepanduan
bangsa kita. Istilah Pandudan Kepanduan dikemukakan
pertama kali dalam Kongres SIAP tahun 1928 oleh KH. Agus Salim di Kota
Barjanegara, Banyumas, Jawa Tengah.
v Peristiwa bersejarah terjadi, saat Boden Powell dan Laly berkunjung ke Indonesia
( dulu Hindia – Belanda ), tanggal 3 Desember 1934. BP singgah di
Jakarta setelah meninjau Jambore di Australia. Walaupun para pandu nasionalis
tidak dapat bertemu dengan bapak pandu dunia.
v Pandu Indonesia pertama kali mengikuti
Jambore Internasional di Volegenzang, Belanda di tahun 1937 ( Pandu Hindia
Belanda ). Ini merupakan Jambore Dunia yang ke -5.
v Kemudian setelah PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA tanggal 17 Agustus 1945,
berdiri kembali organisasi – organisasi kepanduan hingga mencapai jumlah lebih
dari 100 organisasi, yang tergabung ke dalam 3 federasi, yaitu:
1.
IPINDO( Ikatan Pandu INDOnesia ) didirikan tahun 13 September 1951
2.
POPPINDO ( Persatuan Organisasi Pandu INDOnesia ) didirikan tahun 1954
3.
PKPI ( Perserikatan Kepanduan Puteri Indonesia )
v Kemudian terjadi peristiwa penting
lainnya adalah Jambore Nasional Pertama pada masa Pandu ( sebelum jadi PRAMUKA ), yaitu diselenggarakan oleh IPINDO bertempat Pasar Minggu, Jakarta
pada tahun 1995.
v Ketiga federasi tersebut bergabung
menjadi satu dalam PERKINDO ( PERsatuan Kepanduan INDOnesia ) sekitar 60 organisasi
dengan
500.000 anggota pandu.
v Akhirnya, disadari bahwa banyaknya
organisasi kurang baik untuk persatuan bangsa, maka Pemerintah mengeluarkan KEPRESNO. 238/61. Tentang Gerakan
Pramuka yang ditandatangani oleh Ir. H. Juanda Perdana Menteri Republik
Indonesia saat itu, karena saat bersamaan Bapak Presiden Soekarno Hatta sedang
mengadakan kunjungan kenegaraan ke Jepang.
v JAMBORE NASIONAL ( JAMNAS ) adalah pertemuan penggalang yang diselenggarakan setiapa
lima tahun sekali.
JAMBORE
NASIONAL INDONESIA
NO
|
JAMBORE
|
TAHUN
|
TEMPAT
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
I
II
III
IV
V
VI
VII
VII
IX
|
1973
1977
1981
1986
1991
1996
2001
2006
2011
|
Situ Baru, DKI
Jakarta
Sibolangit,
Sumatera Utara
Cibubur, DKI
Jakarta
Cibubur, DKI
Jakarta
Cibubur, DKI
Jakarta
Cibubur, DKI
Jakarta
Baturaden,
Banyumas, Jateng
Jatinangor, Sumedang,
Jabar
Papua
|
*Tahun 1981 JAMNAS Pramuka Indonesia diselenggarakan bersamaan
dengan Jambore Asia Pasifik 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar